Home > Kegiatan > Pelatihan Jurnalistik > JAKARTA SEMAKIN PANAS

Main Menu


Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/sloki/user/pksqatar/sites/pks-qatar.net/www/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99

Login



Who's Online

We have 27 guests online

Site info..?

Giveaway of the day

Visitor Data

JAKARTA SEMAKIN PANAS PDF Print E-mail
Kegiatan - Pelatihan Jurnalistik
Written by EVA   

JAKARTA SEMAKIN PANAS

                Jakarta dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah setiap tahunnya, menjadikannya daerah dengan berbagai masalah yang komplek. Mulai dari masalah lingkungan, hingga permasalahan keamanan. Permasalahan keamanan inilah yang akhir-akhir ini menyebabkan kota ini menjadi semakin panas. Puncaknya dengan terjadinya perirtiwa koja. Peristiwa ini terjadi akibat adanya kesalah pahaman antara polisi pamong praja dan masyarakat.

                Bentrokan koja yang terjadi pada 15 mei 2010, tidak hanya menyebabakan kerusakan fasilitas umum, tetapi  juga menyebabkan korban jiwa. Kemarahan warga yang tidak terkendali akibat sikap polisi pamong praja yang arogan. Bentrokan ini meninggalkan luka yang mendalam karena banyak nya korban jiwa. Korban terbesar banyak dari polisi pamong praja.Bahkan ada polisi pamong praja yang juga pengujung rutin makam yang menjadi korban.

                Perirtiwa ini tidak terhindarkan disebabkan oleh kurangnya komunikasi antara PT. Pelindo  dan pihak ahli waris makam mbah Priok. Pemerintah kota DKI juga lamban dalam menangani masalah ini.  Polisi pamong praja yang merupakan terusan dari pemerintah bahkan bersikap sewenang-wenang pada saat penggusuran yang menyebabkan warga yang fanatic menjadi marah. Dan peristiwa berdarah itu tak terhindarkan.

                Warga yang sudah memuncak kemarahannya  membakar kenderaan polisi pamong praja dan mengejar polisi pamong praja, serta memukul dengan benda tumpul. Kejadian ini sungguh sangat tidak berperikemanusiaan.  Dua orang polisi pamong praja meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan. Dari pihak warga juga banyak korban yang luka-luka.

Peristiwa ini mungkin dapat dihindari jika pemerintah cepat tanggap, dan memfasilitasi  mediasi antara pihak PT. Pelindo dan ahli waris makam. Walaupun sesudah kerusuhan tersebut pihak PT. Pelindo mengambil sikap bijaksana dengan tidak menggusur makam tersebut, Bahkan membuat akses jalan baru menuju makam. Gubernur DKI juga mengumumkan bahwa makam tersebut akan dijadikan cagar budaya.

Kebijakan tersebut ibarat nasi sudah menjadi bubur, kebijakan yang sangat disayangkan oleh berbagai pihak, dan  banyak pihak hanya bisa berkata seandai nya pemerintah cepat tanggap, atau seandai  kesalahah pahaman tersebut tidak terjadi. Pastilah peristiwa berdarah ini tidak perlu terjadi dan  udara di kota Jakarta tidak semakin memanas, penyesalan selalu terjadi dibelakang dan meninggalkan berjuta kenangan dan luka.

 
 

Polling PIP

Bagaimana pendapat anda tentang website baru PIP PKS Qatar?
 

External Link


Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/sloki/user/pksqatar/sites/pks-qatar.net/www/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99

Statistics

Content View Hits : 1280066
Copyright © 2017 Pusat Informasi dan Pelayanan PKS Untuk Warga Indonesia di Qatar. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.